Tampilkan postingan dengan label Potensi Keindahan Lingkungan Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Potensi Keindahan Lingkungan Hidup. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Mei 2019

tanaman konsumsi: mangga golek

Kingdom:

Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
M. indica

Salah satu jenis buah yang keberadaannya melimpah di Indonesia adalah mangga. Bahkan di pedesaan, setiap rumah memiliki pohon mangga di pekarangannya. Karena itu, bukan asumsi yang mengada-ada jika dikatakan bahwa hampir semua orang di Indonesia sudah pernah merasakan nikmat dan segarnya buah mangga, Anda juga bukan? Di luar sana, ada puluhan jenis atau varietas buah mangga. Pada mulanya, jenis pokok buah tropis ini hanya berjumlah 35 saja. Namun, seiring perkembangan dunia pertanian, kini telah dijumpai varian mangga baru dengan kualitas rasa juga buah yang memang patut diacungi jempol. Salah satu yang terbaik dan wajib Anda coba adalah jenis mangga golek.Pernah mencoba?

Mangga golek merupakan salah satu jenis atau varian mangga yang kabarnya pertama kali dikembangkan di tanah India. Meski demikian, saat ini dengan mudah kita bisa menjumpai mangga yang satu ini termasuk di Indonesia. Bahkan, para petani menyebut bahwa mangga golek yang ada di Indonesia berbeda dari mangga golek India. Mangga golek versi Indonesia dibudidayakan di wilayah Purbolinggi juga Pasuruan. Kepopuleran mangga yang satu ini sungguh luar biasa. Bahkan Menteri Pertanian secara resmi telah mengumumkan mangga golek ini sebagai salah satu varietas mangga lokal yang unggul.

Bagaimana betuk buah mangga golek ini? Pada dasarnya, buah mangga golek ini memiliki bentuk buah yang panjang dan juga bagian ujungnya sedikit meruncing. Selain itu, buah mangga ini khas sebab tidak berparuh seperti jenis mangga lainnya. Adapun warna buah mangga ini saat muda adalah hijau dan saat matang berwarna kekuningan terutama pada bagian pangkal. Kulit dari mangga golek ini tidak terlalu tebal, ia halus dan jika diamati Anda akan mendapati bintik-bintik kelenjar dengan warna putih agak kehijauan. Jika mangga golek telah ranum, maka bintik putih tersebut akan berubah menjadi coklat tua.

Bagaimana dengan daging buah mangga golek? Daging buahnya tentu tebl dan berwarna kuning menuju oranye saat matang. Daging ini lunak tak berserat dan saat matang sempurna, rasnaya sangat manis di dlidah. Daging buah ini mengandung banyak air dan akan semakin terlihat jika mangga golek semakin matang. Jadi, jika Anda hendak menikmati si golek, pastikan ia tidak terlalu matang, kecuali Anda memang menggemari mangga yang demikian. Mangga ini sering juga dijuluki mangga pepaya di berbagai daerah karena warna daging buahnya serta bentuknya yang memang lonjong runcing.

Konsumsi mangga golek ini sangat baik sebab ia mengandung sejumlah komponen gizi yang baik bagi manusia. Mangga ini mengandung jumlah energi sebesar 63 kilo kalori, protein sebanyak 0,5 gram, karbohidrat sebanyak 16,7 gram, lemak sebanyak 0,2 gram, kalsium sebanyak 14 miligram, fosfor sebanyak 10 miligram, zat besi sebanyak 1 miligram dan masih banyak lagi lainnya. Tak hanya itu, di dalam daging buah mangga golek tersimpan sejumlah vitamin yakni A, vitamin V juga citamin C dalam jumlah yang cukup bagi tubuh Anda.

Tanaman Konsumsi: Kemangi

Kingdom:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
O. ×citriodorum



Klasifikasi Tanaman
Tanaman herba ini awalnya diperkenalkan di India dan sekarang telah menyebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Di setiap kemangi memiliki nama khusus. Kemangi dikenal dengan nama daerah Saraung (Sunda), Lampes (Jawa Tengah), Kemangek (Madura), Uku-uku (Bali), Lufe-lufe (Ternate), Hairy Basil (Inggris) (Voight, 1995).
Kemangi (Ocimum sanctum) adalah spesies basil yang paling terbesar di seluruh dunia, baik dalam bentuk segar ataupun untuk produksi minyak esensial. Diantara genus Ocimum L., kemangi merupakan salah satu spesies yang menarik karena aroma dan rasanya. Herbal ini digunakan oleh orang Asia sebagai obat dan bahan masakan dari generasi ke generasi. Minyak dari tumbuhan ini juga digunakan secara luas pada industri farmasi dan industri parfum (Kicel, 2005).
Tanaman kemangi tumbuh dengan baik dari dataran rendah sampai dataran tinggi. Kemampuan kemangi untuk beradaptasi di berbagai ketinggian menyebabkan tanaman inimudah dibudidayakan di berbagai topografi (Voight, 1995).
Kemangi merupakan tanaman semak semusim dengan tinggi 30-150 cm, batangnya  berkayu, segi empat, beralur, bercabang, dan memiliki bulu berwarna hijau. Daunnya tunggal dan berwarana hijau, bersilang, berbentuk bulat telur, ujungnya runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi, dan pertulangan daun menyirip. Bunga majemuk berbentuk tandan memiliki bulu tangkai pendek berwana hijau, mahkota bunga berbentuk bulat telur dengan warna keunguan. Buah berbentuk kotak dan berwarna coklat tua, bijinya berukuran kecil, tiap buah terdiri dari empat biji yang berwarna hitam, akarnya tunggang dan berwarna putih kotor (Depkes RI, 2001).
Adapun klasifikasi dari Kemangi (Ocimun sanctum), yaitu :
Kingdom (Plantae), Subkingdom (Tracheobionta), Superdivision (Spermatophyta), Division (Magnoliophyta), Class (Magnoliopsida), Subclass (Asteridae), Ordo (Lamiales), Family (Lamiaceae), Genus (Ocimum), Species (Ocimum sanctum).

Mikroskopis Tanaman Kemangi
Penampang melintang melalui tulang daun tampak epidermis atas, terdiri dari satu lapis sel kecil, bentuk empat persegi panjang, warna jernih, dinding tipis, kutikula tipis dan licin. Pada pengamatan tangensial bentuk poligonal, berdinding lurus atau agak berkelok-kelok. Epidermis bawah terdiri dari satu lapis sel kecil bentuk empat persegi panjang warna jernih, dinding tipis, kutikula tipis dan licin. Rambut penutup, bengkok, terdari dari 2-6 sel. Rambut kelenjar, pendek, terdiri dari 1 sel tangkai dan 2-4 sel kepala, bentuk bundar, tipe Lamiaceae. Jaringan palisade terdiri dari selapis sel bentuk silinder panjang dan berisi banyak butir klorofil. Jaringan bunga karang, dinding poligonal, dinding samping lurus atau agak berkelok tipis, mengandung butir klorofil. Berkas pembuluh tipe kolateral terdapat jaringan penguat yaitu kolenkim. Stomata tipe diasitik pada epidermis atas dan bawah (Salganik, 2001).

Morfologi Tanaman
Batang kemangi berbentuk bulat, berbulu berwarna hijau dan kadang keunguan. Memiliki aroma yang khas dengan tinggi tanaman antara 60-70 cm dari permukaan tanah. Memiliki bunga yang bergerombol, mahkota bunganya berwarna keunguan. Selain memiliki bunga, kemangijuga memiliki biji dengan ukuran 0,1 mm. Bijinya bulat berwarna cokelat dengan berat 100 butir sekitar 0,026 g. Hasil ternak selama satu periode musim tanam (tiga kali panen) berkisar antara 34.117 – 83.958 kg/plot untuk 50 tanaman (Hadipoentyanti & Wahyoeni, 2008).
Kemangi (Ocimum sanctum) merupakan tumbuhan semak dengan beberapa karakteristik (Dewi, 2007) :
1.   Tinggi antara 30-150 cm
2.   Batang dikotil yang berkayu dengan bentuk segi empat, beralur, bercabang, berbulu, dan berwarna hijau.
3.   Bunga terdapat pada penghujung batang. Panjangnya sekitar 5-7 mm dan berbau wangi.
4.   Memiliki 6 kuntum bunga dari atas sampai tengah. Kelompok bunga berwarna hijau keunguan dan bagian atas bunga berwarna putih/merah jambu pucat. Buahnya kecil, terdiri dari 4 biji yang berwarna hitam.
5.   Daun Ocimum sanctum berwarna hijau sampai hijau kecoklatan, berbau aromatik yang khas dengan rasa agak pedas. Helaian daun bentuk lonjong memanjang, bundar telur atau bundar telur memanjang, tulang-tulang daun menyirip, tepi bergerigi dangkal atau rata dan bergelombang, daging daun tipis, permukaan berambut  halus, panjang daun 2,5 cm sampai 7,5 cm, lebar 1-2,5 cm.
6.   Akar tunggang dengan warna putih kotor.

Kandungan Kimia
Tanaman kemangi memiliki kandungan kimia pada bunga, daun, ataupun batangnya. Kandungan kimia tertinggi dari tanaman kemangi terdapat pada daunnya (Kicel, 2005). Jenis kandungan kimia yang terkandung dalam kemangi (Ocimum sanctum)dipegaruhi oleh regio geografis dan kuantitasnya bervariasi pada setiap periode vegetasi. Kandungan kimia kemangi yang tumbuh di Kuba, Brazil, India, Jerman, dan Thailand mengandung eugenol sebagi konstituen utama selain juga Î²-caryophyliene atau Î±-bisabolenes dan Î²-bisabolenes. Methyl eugenol merupakan konstituen utama dari minyakOcimum sanctum  dari India (25%) dan Thailand (23-52%). Sedangkan minyak dari Ocimum sanctum yang tumbuh di Australia terutama mengandung methyl chavicol (Evelyne, 2008).
Presentase kandungan minyak bervariasi secara signifikan pada tiap tahapan pertumbuhan tanaman. Tahap pertumbuhan tanaman yang paling banyak mengandung minyak esensial adalah pada akhir dari masa berbunga yaitu 0,83%. Pada masa pre-flowering kandungan minyaknya 0,68%. Saat masa berbunga kandungannya 0,59% dan ketika berbuah kandungannnya 0,69% (Kicel, 2005).
Kemangi telah terbukti memiliki sifat antioksidan, antikanker, antijamur, antimikrobial, analgesik (Uma, 2000). Zat aktif dari kemangi ialah eugenol (1-hydroxy-2-methoxy-4-allybenzene) yang paling berpotensi farmakologis (Evelyne, 2008). Kandungan eugenol kemangi berkisar antara 40% hingga 71% (Prakash & Gupta, 2004). Selain eugenol, kemangi juga mengandung zat farmakologis seperti ocimene, alfapinene, geraniol (Kardinan, 2003). Kandungan zat aktif eugenol yang mendominasi komponen daun Ocimum sanctum berfungsi sebagai tempat antiparasit dan antioksidan (Liew & Cox, 1990). Pemberian antioksidan dalam jumlah cukup besar akan menjadi radikal bebas (Salganik, 2001).
Kandungan Ocimum sanctum memiliki aktifitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus, Bacillus pumilus, dan Pseudomonas aeruginosa. Staphylococcus aureus merupakan organisme yang paling sensitif. Aktifitas antibakteri dikombinasikan dengan antiinflarmasi dan analgesik membuat Ocimum sanctum berguna dalam mengatasi inflamasi yang disebabkan oleh infeksi streptococcal (Waish, 2008).
Menurut Batari (2007), menjelaskan Daun kemangi mengandung saponin, flavonoid dan tanin. Sedangkan bijinya mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol. Beberapa komposisi kimia daun kemangi per 100 gram yang ditunjukkan pada tabel berikut:
Tabel Komposisi Kimia Daun Kemangi per 100 gram Bagian yang Dapat Dimakan
Nilai Gizi
Jumlah
Kalori (kal)
4,3
Protein (g)
3,3
Lemak (g)
1,2
Karbohidrat (g)
7,0
Kalsium (g)
320
Fosfor (g)
38
Besi (mg)
4,8
Β-karoten (µg)
4500
Thiamin (mg)
0,08
Riboflavin (mg)
0,35
Niasin (mg)
0,008
Asam askorbat (mg)
27
Air (%)
86,5

Khasiat dan Penggunaan
Bagian tanaman kemangi adalah daun, bunga, batang, dan akar. Biji diketahui memiliki potensi terapeutik dan telah digunakan sebagai ekspetoran, analgesik, anti kanker, anti asmatik, anti diabetes, anti fertilitas dan anti stress. Jus daun kemangi bersama dengan triphala digunakan dalam tetes mata direkomendasikan untuk glucoma, katarak, kronis konjungtivitis dan penyakit mata. Jus daun segar juga diberikan kepada pasien untuk mengobati demam kronis, disentri, pendarahan dan dyspepsia. Daun kemangi juga dapat mengurangi muntah sebagai profilaksis terhada malaria (Dadang dan Prijono, 2008).

Tanaman Obat: Cocor Bebek


Kingdom:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Seksi:
Spesies:
K. pinnata




Cocor bebek atau suru bebek (Latin:Kalanchoe pinnata syn. Bryophyllum calycinum syn. Bryophyllum pinnatum) adalah tumbuhan sukulen (mengandung air) yang berasal dari Madagaskar. Tanaman ini terkenal karena metode reproduksinya melalui tunas daun (tunas/adventif).
Cocor bebek populer digunakan sebagai tanaman hias di rumah tetapi banyak pula yang tumbuh liar di kebun-kebun dan pinggir parit yang tanahnya banyak berbatu.

Namun ternyata, dibalik bentuk cantik dan uniknya tersebut, daun cocor bebek dapat menjadi salah satu obat alami yang membantu mengurangi berbagai penyakit, loh.

1. Meringankan Sakit Kepala
Seperti yang telah disebutkan diatas, daun cocor bebek adalah salah satu dari sekian banyak tanaman yang dapat dikonsumsi secara langsung atau utuh setelah dimasak terlebih dahulu. Dengan begini, vitamin dan kandungan zat baik dalam daun cocor bebek, dapat diserap secara maksimal oleh tubuh. Kandungan yang terdapat pada daun cocor bebek sendiri bermacam-macam, mulai dari asam alami seperti asam malat, asam formiat, asam citric, hingga magnesium, kalsium dan gula alami atau Glucoside. Cara mengkonsumsi daun cocor bebek juga mudah untuk Anda yang sibuk dengan aktivitas padat, karena cara mengolah daun cocor bebek sangatlah mudah. Karena memiliki kadar air yang tinggi, cukup perlu direbus atau diasap sebentar hingga cukup lunak untuk dikonsumsi, kemudian setelah itu bisa disantap menjadi hidangan lalap yang menyegarkan. 

2. Mengurangi Pembengkakan Amandel
Saat kelenjar Tonsillitis atau biasa dikenal dengan amandel membengkak, tentu rasanya membuat tak nyaman, khususnya saat mengkonsumsi makanan. Hal tersebut wajar, karena pembengkakan kelenjar amandel membuat gejala-gejala seperti sakit kepala, demam, dan panas dingin jadi terasa. Cara mengolah daun cocor bebek agar meredakan pembengkakan cukup dengan meminum sari-sarinya yang diambil dari daun cocor bebek yang dihaluskan atau diblender kasar dengan air. 

3. Melancarkan Buang Air Besar
Terlalu sering duduk di kantor dan tidak cukup berolahraga saat akhir pekan lama kelamaan seringkali membuat masalah sulit buang air besar menjadi tidak terhindarkan. Kurangnya zat serat dalam makanan yang dikonsumsi dan air putih yang jarang dikonsumsi juga beberapa penyebab yang paling umum. Tenang saja, ternyata daun cocor bebek juga bisa dimanfaatkan sebagai obat pelancar buang air besar secara alami. Jemurlah beberapa helai daun cocor bebek hingga kering, kemudian lumatkan daun cocor bebek hingga menyerupai bubuk. Selanjutnya, bubuk tersebut dapat dikonsumsi seperti layaknya kopi bubuk, dilarutkan dalam air hangat, campurkan madu alami, kemudian diminum setiap pagi sebelum beraktivitas atau sesuai dengan kebutuhan.

4. Mengatasi Lambung yang Terasa Nyeri
Masalah pada sistim pencernaan tidak hanya menyebabkan adanya gejala sulit buang air besar, melainkan dapat membuat lambung menjadi nyeri karena pola makan yang kurang baik. Daun cocor bebek bisa menjadi salah satu alternatif obat alami yang dianggap bisa mengurangi nyeri pada lambung Anda. Cara mengolahnya adalah dengan memasukkan beberapa lembar daun cocor bebek ke blender, dan campurkan air secukupnya. Sama seperti layaknya membuat jus buah, biarkan daun cocor bebek menjadi hancur dan menyatu dengan air. Setelah itu, jus daun cocor bebek dapat disaring hingga tersisa hanya air sarinya. Minum air sari daun cocor bebek tersebut dengan campuran garam ataupun madu.

5. Menjadi Antiseptik Luka
Karena daun cocor bebek bersifat anti inflamasi dan dapat menghentikan pendarahan ringan secara alami, air daun cocor bebek dapat menjadi pengganti cairan sterilisasi untuk luka yang terbuka pada kulit. Cuci terlebih dahulu daun cocor bebek yang jumlahnya disesuaikan dengan luka, kemudian hancurkan daun hingga membentuk pasta dan tambahkan sedikit air. Baru kemudian Anda dapat menempel pasta daun cocor bebek tersebut pada luka, dan diamkan selama beberapa jam. Bakteri dan kuman yang menempel pada luka pun akan lebih bersih sehingga proses penyembuhannya akan lebih cepat. 

6. Menjadi Obat Untuk Mengurangi Muntah Darah
Saat Anda atau anggota keluarga mengalami muntah darah, pertolongan pertama dapat dilakukan dengan menggunakan olahan daun cocor bebek agar mengurangi frekuensi muntah. Caranya ialah dengan meminum air sari daun cocor bebek yang sebelumnya direbus dan dihaluskan, kemudian untuk memberikan rasa manis, dapat juga dicampur dengan gula merah. Baru setelah itu diseduh dengan air panas, tunggu hingga hangat, kemudian konsumsi hingga habis.

7. Meringankan Gejala Asma
Apabila gejala asma Anda sedang kambuh, jangan terburu-buru langsung ke dokter ataupun apotek, apalagi dibiarkan. Mengolah daun cocor bebek sebagai obat untuk meringankan gejala asma adalah langkah tepat, karena selain praktis, kesembuhan asma akan terjadi lebih alami dan cepat. Rebus beberapa helai daun cocor bebek hingga lunak, kemudian sama seperti resep daun cocor bebek untuk mengurangi sakit kepala, Anda dapat mengkonsumsi rebusan daun cocor bebek bersama santapan makanan Anda yang lain.

8. Mengurangi Kemerahan Jerawat
karena sifat daun cocor bebek yang anti inflamasi dan mengandung citric acid, daun cocor bebek yang telah dihaluskan dan dicampurkan air mawar atau rose water dapat juga digunakan sebagai obat anti jerawat yang dapat mengurangi kemerahan secara perlahan-lahan pada wajah.

9. Mengatasi Demam Ringan
 air rebusan daun cocor bebek tidak disangka-sangka, bisa juga menjadi obat alami untuk atasi demam ringan yang sedang mampir. Kandungan berbagai vitamin dan zat baik yang terdapat pada daun cocor bebek, membuat air rebusan daun cocor bebek yang hangat menjadi minuman yang tepat untuk redakan demam secara alami dan perlahan-lahan.

10. Menyembuhkan Bekas Jerawat
Kandungan daun cocor bebek yang dapat dijadikan sebagai anti bakteri dan anti inflamasi, membuat sari-sari dari daun cocor bebek cocok untuk menjadi salah satu resep kecantikan wajah yang favorit. Campurkan dengan air biasa ataupun air mawar, selain dapat mengurangi kemerahan jerawat, campuran daun cocor bebek yang telah dilumatkan dengan air, dapat membantu Anda untuk mendapatkan wajah berseri bebas dari flek hitam dan bekas jerawat yang terlihat.

11. Suplemen Alami Untuk Tulang
Telah disebutkan sebelumnya bahwa daun cocor bebek mengandung zat magnesium dan kalsium, sehingga konsumsi daun cocor bebek yang sesuai dan rutin dapat membantu menjaga kesehatan tulang. Diminum jusnya atau dikonsumsi secara langsung sebagai lalap dengan santapan makan siang dan malam, daun cocor bebek memberikan asupan magnesium dan kalsium yang dibutuhkan tubuh dan tulang Anda.

12.Mengurangi Tingkat Stress
Sering merasa stress dan mudah marah karena aktivitas yang padat, atau keadaan jalan yang terkadang macet dan tidak dapat ditebak? Konsumsi daun cocor bebek dapat membantu Anda merasa rileks karena magnesium yang terdapat pada daun cocor bebek dapat membantu otot menjadi lebih rileks serta regulasi jantung menjadi lebih lancar.

13. Menjadi Santapan Diet Lezat
Menyantap daun cocor bebek secara langsung ternyata dapat dipercaya juga sebagai salah satu cara untuk membantu proses diet menjadi lebih mudah. Karena kandungan yang terdapat pada daun cocor bebek membantu aliran karbohidrat, protein, lemak, dan karbohidrat menjadi lebih lancar terdistribusi dalam tubuh.

14. Menjadi Pengusir Hama Tanaman
Anda memiliki berbagai jenis tanaman yang dibudidayakan dirumah seperti cabai, kemangi, dan jeruk? Gunakanlah air rebusan daun cocor bebek untuk menyirami tanaman-tanaman Anda satu kali sehari, sehingga potensi hama-hama yang muncul dan merugikan tanaman Anda pun berkurang.

15. Mengurangi Efek Radikal Bebas pada Tubuh
Sering terpapar radikal bebas yang terutama berasal dari polusi udara kendaraan bermotor dan paparan sinar matahari secara langsung, membuat tubuh jadi rentan mengembangkan sel kanker. Mengkonsumsi daun cocor bebek sebagai santapan sehari-hari disebut dapat menjadi salah satu pencegahan alami yang mudah dilakukan .
Wah, dengan manfaat segudang dari daun cocor bebek, jadi semakin menyukai tanaman yang satu ini ya! Selain bisa menjadi tanaman cantik yang menghiasi halaman rumah, apabila sewaktu-waktu kita membutuhkan tanaman sebagai pengobatan alami, daun cocor bebek bisa menjadi pilihan utama. Karena selain mudah didapatkan, untuk membudidayakan daun cocor bebek sendiri juga tidak sulit.
Salah satu cara yang paling mudah dalam menanam daun cocor bebek dirumah ialah dengan sistim stek daun cocor bebek dengan menggunakan media tanah. Sama seperti tanaman singkong yang hanya perlu ditancapkan batang segarnya pada tanah, daun cocor bebek juga bisa tumbuh dari daun segar yang ditancapkan pada tanah. Jangan lupa untuk selalu menjaga kadar air tanah dengan menyiramkannya secara teratur. Tunggu hingga daun dari tanaman mulai memiliki beberapa tunas kecil, karena itu artinya, tanaman cocor bebek yang Anda tanam berhasil tumbuh.



Selasa, 14 Mei 2019

Tanaman Obat: Temu Putih

Kingdom:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
C. zedoaria

Temu putih (Curcuma zedoaria (Christm.) Roscoe syn. Curcuma pallida Lour. (Heyne)) adalah salah satu spesies dari famili Zingiberaceae yang telah dikomersilkan penggunaan rhizomanya sebagai tanaman obat dan empon-empon. Temu putih disebut pula sebagai temu kuning. Produk alaminya banyak digunakan dalam industri parfum, pewarna untuk industri pangan, dan sebagai obat atau campuran obat. Khasiatnya bermacam-macam, namun biasanya terkait dengan pencernaan.
Lebih lengkap, rimpangnya dipakai sebagai obat kudis, radang kulit, pencuci darah, perut kembung, dan gangguan lain pada saluran pencernaan serta sebagai obat pembersih dan penguat (tonik) sesudah nifas. Penelitian menunjukkan bahwa temu putih juga memiliki aktivitas antitumor, hepatoprotektif, anti-peradangan, dan analgesik.

Kandungan
Rimpang mengandung zat warna kuning kurkumin (diarilheptanoid). Komponen minyak atsiri dari rimpangnya terdiri dari turunan Guaian (kurkumol, kurkumenol, Isokurkumenol, Prokurkumenol, Kurkurnadiol), turunan Germakran (Kurdion, Dehidrokurdion); seskuiterpenafuranoid dengan kerangka eudesman (Kurkolon). Kerangka Germakran (Furanodienon, Isofuranodienon, Zederon, Furanodien, Furanogermenon); kerangka Eleman (Kurserenon identik dengan edoaron, Epikurserenon, Isofurano germakren); Asam-4-metoksi sinamat (bersifat fungistatik). Dari hasil penelitian lain ditemukan kurkumanolid A, kurleumanolid B, dan kurkumenon.
Dalam dunia pengobatan, manfaat kunyit putih juga telah lama digunakan sebagai obat tradisional yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Berikut 5 manfaat kunyit putih bagi kesehatan tubuh, yang perlu kamu ketahui:

1. Obat Alergi Alami

Senyawa curcuminoids yang terkandung dalam kunyit putih, membuatnya sangat bermanfaat sebagai anti-alergi, dan terbukti dapat mengatasi gejala alergi pada kulit. Sebagai obat anti-alergi, kunyit putih bekerja layaknya antihistamin yang berfungsi untuk menghambat aktivitas protein penyebab peradangan dan mencegah pelepasan histamin, yaitu zat kimia yang memicu reaksi alergi.

2. Antimikroba dan Antijamur

Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa kunyit putih memiliki sifat antimikroba dan antijamur yang cukup baik. Ekstrak kunyit putih terbukti dapat melawan beberapa spesies bakteri penyebab penyakit seperti E. Coli, bakteri penyebab berbagai gangguan pencernaan, dan Staphylococcus Aureus, bakteri penyebab bisul, impetigo, selulitis, sepsis, dan osteomielitis.
Kunyit putih untuk kesehatan juga mampu melawan infeksi jamur, seperti Candida dan Aspergillus, serta menghambat aktivitas jamur-jamur lainnya pada tubuh manusia. Selain itu, manfaat kunyit putih pun turut andil dalam mengurangi jumlah bakteri jahat di mulut, dengan hasil yang setara dengan produk obat kumur yang biasa dijual di pasaran.

3. Mencegah Kanker

Meski keefektifannya dalam mengatasi kanker masih memerlukan penelitian lebih lanjut, kandungan zat RIP (Ribosom Inacting Protein) dalam kunyit putih diduga mampu mencegah, merontokkan, memblokir, dan menonaktifkan sel kanker dalam tubuh, tanpa merusak sel di sekitarnya. Kunyit putih juga diyakini mampu menghambat metastasis kanker dari suatu organ ke organ tubuh lainnya.

4. Mengatasi Masalah Pencernaan

Dari ribuan tahun yang dilewati kunyit putih dalam dunia pengobatan tradisional, keampuhannya dalam mengatasi masalah pencernaan mestinya sudah tidak diragukan lagi. Minyak esensial dari kunyit putih ini cukup bermanfaat dalam mengobati maag, perut kembung, sembelit, kolik, kejang otot, dan masalah lambung lainnya. Bahkan, tepung dari akar kunyit putih juga dipercaya dapat mengurangi jumlah dan tingkat keasaman cairan lambung, sehingga dapat digunakan untuk menyembuhkan tukak lambung.

5. Penawar Bisa Ular

Ekstrak dari khasiat kunyit putih dapat menjadi pertolongan pertama yang ampuh sebagai penawar dan penghambat aktivitas racun ular dalam tubuh. Sifat analgesik yang dimiliki kunyit juga membuatnya dapat membantu menghilangkan rasa sakit.